gallery/logo snjaya multi artha copy

SANJAYA MULTI ARTHA, CV

Pada pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS), ada beberapa tahapan yang harus dilalui agar kelapa sawit bisa menghasilkan CPO. Salah satunya adalah proses pemisahkan inti dari Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS). Rata-rata sebuah pabrik pengolah kelapa sawit (PKS) mempunyai kapasitas olahan 30-50 ton kelapa sawit per jam. Sedangkan limbah yang dihasilkan bisa mencapai 2 kali lipatnya. Limbah pengolahan kelapa sawit itu berupa Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS). Bisa kita bayangkan berapa ton Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit yang bisa dihasilkan oleh 1 PKS saja dalam sebulan.

 Jika kita mengunjungi pabrik pengolahan sawit maka akan mudah dijumpai berton-ton gundukan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit disekitar areal PKS. Walau sudah menjadi limbah bukan berarti akan dibuang begitu saja. Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit akan digunakan kembali sebagai bahan bakar pada tungku boiler. Boiler sendiri merupakan bagian terpenting pada pabrik pengolahan kelapa sawit. Selain digunakan untuk proses ‘perebusan’ kelapa sawit, boiler juga menghasilkan uap panas (steam) yang akan dikonversi menjadi energi penggerak turbin-turbin. Termasuk turbin penggerak untuk menghasilkan energi listrik. Makanya pabrik-pabrik yang berada jauh di pedalaman tetap mempunyai pasokan listrik yang bersumber dari boiler tadi.

Kebutuhan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit sebagai bahan bakar pada PKS sendiri biasanya surplus. Maka kelebihan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) ini akan dijual. Saat ini harga Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit dipasaran berkisar antara Rp.250,- sampai Rp.350,- /kilo (bukan harga yang dijual langsung oleh PKS). Besarnya harga Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) juga ditentukan oleh kualitas (basah/kering) dan jarak lokasi Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) itu berasal. Bagaimanapun harga Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit Jauh lebih murah dibanding harga cangkang sawit dan solar saat ini. Bahkan jauh lebih murah juga bila dibandingkan dengan batubara.

Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Bahan Bakar Boiler

Tandan Kosong Kelapa Sawit
gallery/bioimas2
gallery/yyyy
gallery/slide-7-3
gallery/efb
gallery/dsc_0161

Tandan Kosong Kelapa Sawit

gallery/kompos_tkks_23
gallery/,mopp'
gallery/bioimas2

Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Pengganti Cangkang Sawit untuk pembakaran Boiler Perusahaan Industri

Kebun dan pabrik kelapa sawit menghasilkan limbah padat dan cair dalam jumlah besar yang belum dimanfaatkan secara optimal. Serat dan sebagian cangkang sawit biasanya terpakai untuk bahan bakar boiler di pabrik, sedangkan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang jumlahnya sekitar 23% dari tandan buah segar yang diolah, biasanya hanya dimanfaatkan sebagai mulsa atau kompos untuk tanaman kelapa sawit (Goenadi et al., 1998). Pemanfaatan dengan cara tersebut hanya menghasilkan nilai tambah yang terendah di dalam rangkaian proses pemanfaatannya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Proses pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit menjadi Crude Palm Oil (CPO) secara sederhana dapat dilihat pada Gambar 1. Dari 1 ton TBS yang diolah dapat diperoleh CPO sebanyak 140 – 220 kg. Proses ini membutuhkan energi sebanyak 20–25 kWh/t dan 0.73 ton steam (uap panas). Proses pengolahan ini akan menghasilkan limbah padat, limbah cair dan gas. Limbah cair yang dihasilkan sebanyak 600–700 kg POME (Palm Oil Mill Effluent). Limbah padat yang dihasilkan adalah serat dan cangkang sebanyak 190 kg dan 230 kg TKKS segar (kadar air 65%). Selain itu juga dihasilkan limbah emisi gas dari boiler dan incenerator (Lacrosse, 2004).

Potensi energi yang dapat dihasilkan dari produk samping sawit dapat dilihat dari nilai energi panas (calorific value). Nilai energi panas (calorific value) dari beberapa produk samping sawit ditunjukkan pada Tabel 2. Produk samping yang memiliki nilai energi panas tinggi adalah cangkang dan serat. Cangkang dan serat (fibre) dimanfaatkan sebagian besar atau seluruhnya sebagai bahan bakar boiler PKS. Produk samping yang lain belum banyak dimanfaatkan sebagai sumber energi. TKKS yang juga memiliki nilai energi panas cukup tinggi saat ini banyak dimanfaatkan sebagai mulsa atau diolah menjadi kompos. Sebagian PKS masih membakar TKKS dalam incinerator untuk mengurangi volume limbah TKKS, walaupun sudah dilarang sejak tahun 1996.

gallery/neraca_massa_sawit
gallery/1-16061q12p4123
gallery/6586475529-oil-palm-mill-waste
gallery/486307000_087
gallery/yyyy

Pemanfaatan dan kegunaan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit tersebut antara lain adalah :

• Sebagai bahan bakar untuk boiler

Pada pabrik kelapa sawit, ketel uap ( boiler ) merupakan bagian penting dalam sebuah pabrik kelapa sawit. Boiler ini lah yang akan menjadi sumber tenaga dan sumber uap yang akan digunakan untuk melakukan proses pengolahan kelapa sawit. Agar kualitas uap yang dihasilkan mampu mencukupi kebutuhan, maka diperlukan energi panas untuk melakukan proses penguapan. Energi panas tersebut dapat diperoleh dari proses pembakaran yang dilakukan di dalam ruang bakar boiler. Bahan bakar yang biasa digunakan untuk proses penguapan tersebut adalah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit. 

Mengapa digunakan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit...? Berikut ini adalah alasannya :

  1. Ketersediaan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit sangat besar dan sangat mudah diperoleh di wilayah pabrik.
  2. Dapat mengurangi limbah produksi pabrik kelapa sawit, karena Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) merupakan salah satu dari limbah atau hasil sampingan dari produksi tersebut.
  3. Nilai kalor dari Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit memenuhi persyaratan untuk mampu mencukupi kebutuhan panas yang diperlukan.
  4. Sisa dari pembakaran Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit kemudian dapat dimanfaatkan lagi sebagai pupuk untuk tanaman kelapa sawit atau pun tanaman lainnya.

Harga Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit jauh lebih ekonomis dibanding bahan bakar lainnya seperti batu bara.

Kebutuhan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit sebagai bahan bakar pada PKS sendiri biasanya surplus. Maka kelebihan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) ini akan dijual. Saat ini harga Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit dipasaran berkisar antara Rp.250,- sampai Rp.350,- /kilo (bukan harga yang dijual langsung oleh PKS). Besarnya harga Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) juga ditentukan oleh kualitas (basah/kering) dan jarak lokasi Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) itu berasal. Bagaimanapun harga Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sawit Jauh lebih murah dibanding harga cangkang sawit dan solar saat ini. Bahkan jauh lebih murah juga bila dibandingkan dengan batubara.

Salah satu pemanfaatan mesin pabrik sawit dan minyak kelapa sawit ini juga bisa menjadi biofuelyang rencananya bisa menggantikan bahan bakar minyak (BBM) yang telah ada. Industri kelapa sawit ini merupakan industri yang masih terus dikembangkan hingga kini. Potensi dari kebun kelapa sawit yang sudah menyebar di Indonesia ini memang akan terus dimanfaatkan. . Manfaat minyak kelapa sawit ini bukan hanya sekedar untuk pengganti BBM saja. Namun limbah dari kelapa sawit juga bisa dimanfaatkan yaitu tandan kosong kelapa sawit. Pada umumnya dalam pengolahan kelapa sawit yang akan diambil adalah Tandan Buah Segar. Namun, tandan kosong kelapa sawit ini juga memiliki manfaat yang bisa dirasakan oleh banyak orang. Sisa dari tandan buah segar yang telah diambil daging buahnya ini akan menjadi limbah tandan kosong kelapa sawit.

PENGERTIAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS)

Pengertian tandan kosong kelapa sawit ini adalah limbah dari tandan buah segar kelapa sawit yang tadinya sudah diambil manfaatnya untuk pengolahan minyak sawit.  Pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) ini ternyata cukup banyak. Maka dari itu, banyak juga pengolahan tandan kosong kelapa sawit yang dilakukan.Kandungan tandan kosong kelapa sawit ini bisa dimanfaatkan untuk hal. Untuk mengolah tandan kosong kelapa sawit ini perlu menggunakan pencacah tandan kosong sawit. Tandan kosong kelapa sawit sebagai bioetanol ini juga masih terus dikembangkan hingga kini. Karena manfaat tankos kelapa sawit ini memang belum dimanfaatkan secara optimal. Sehingga, hal ini membuat inovasi dari para peneliti untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit sebagai pupuk organik dan bahan bakar biofuel.

MERUPAKAN LIMBAH TERBESAR DARI INDUSTRI KELAPA SAWIT

Suatu industri tentu akan sangat erat hubungannya dengan limbah atau sisa dari apa yang telah diolahnya. Sama seperti kelapa sawit yang memiliki limbah tandan kosong yang merupakan sisa dari tandan kelapa sawit segar yang sudah diambil manfaat daging buahnya. Tandan kosong kelapa sawit ini bisa dijadikan hal yang bermanfaat antara lain menjadi bahan bakar biofuel yang berupa bioethanol dan juga bisa menjadi pupuk kompos bagi tanaman. Adanya tandan kosong ini memang sangat banyak. Dibanding dengan limbah lain yang dihasilkan dari industri kelapa sawit ini, limbah tandan kosong inilah yang terbanyak. Namun, semenjak ada pengelolaan limbah tandan kosong kelapa sawit ini limbah ini menjadi hal yang bermanfaat. Karena hal ini menajdi hal yang bermanfaat maka hal ini juga yang membuat tandan kosong kelapa sawit yang merupakan limbah terbesar dari kelapa sawit kini tidak gratis lagi. Harga tandan kosong kelapa sawit 2014 dan harga tandan kosong kelapa sawit 2015 yang terus berganti ini sudah bisa dirasakan bagi para pengolah tandan kosong. Dulunya tankos ini dibakar. Namun, sejak adanya peraturan bahwa tankos ini tidak boleh lagi dibakar maka tankos ini didiamkan dan dibiarkan begitu saja. Sehingga kompos tandan kelapa sawit ini masih sangat ekonomis untuk diolah menjadi hal yang bermanfaat. Sejak harga tandan kelapa sawit ini berlaku, maka akan berlaku juga nilai ekonomis terhadap limbah kelapa sawit ini. Namun, selama harga jual tankos kelapa sawit ini masih lebih rendah dari produk turunannya tidak menjadi masalah. Jadi, harga TKKS (tandan kosong kelapa sawit) yang beredar tidak akan membebani pengolahan selanjutnya yang bisa dilakukan dari limbah kelapa sawit.

MANFAAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT

Walaupun sekarang harga tandan kosong kelapa sawit ini bisa menjadi salah satu mata pencaharian para petani, manfaat tandan kosong kelapa sawit ini juga tidak bisa dianggap sederhana. Salah satu manfaatnya adalah pembuatan bioetanol dari limbah kelapa sawit. Ukuran tandan kosong kelapa sawit ini biasanya besar- besar sehingga akan membutuhkan mesin pencacah tandan kosong kelapa sawit yang bisa disebut juga dengan palm oil shredder atau oil palm frond shredder dan juga oil palm shredder machine (pencacah tandan kosong sawit) . Setelah melaui mesin pencacah ini ukuran tandan kosong kelapa sawit ini menjadi lebih kecil yang bisa berukuran lebih berukuran 5cm. Tandan atau janjang kosong kelapa sawit ini akan melalui lebih dari satu kali proses pencacahan. Karena tankos kelapa sawit ini juga akan diproses dan dicacah menjadi ukuran yang lebih kecil lagi untuk memudahkan pemanfaaatannya. Pemanfaatan janjang kosong kelapa sawit ini memang terus dikembangkan. Mesin press tankos (tandan kosong)  akan dibutuhkan dalam pengolahan tankos kelapa sawit. harga mesin pencacah tandan kosong kelapa sawit ini tentu tidak sama dengan harga tankos yang beredar di pasaran. Karena tentunya harga bahan baku dan peralatan memang tidak sama.

APLIKASI JANJANG KOSONG KELAPA SAWIT

Aplikasi janjang kosong kelapa sawit selain digunakan untuk bioethanol juga bisa dijadikan kompos. Manfaat janjang kosong kelapa sawit ini juga bisa dijadikan pupuk kompos pada tanaman. Kandungan hara kompos tandan kosong kelapa sawit ini sangat baik untuk diaplikasikan. Tandan atau janjang kosong kelapa sawit ini walaupun merupakan sebuah limbah dari tandan buah segar kelapa sawit yang telah diambil manfaatnya, tetap bisa dijadikan sesuatu yang bermanfaat. Abu tandan kosong kelapa sawit ini bisa diolah menjadi kompos. Tanaman yang juga memiliki unsur hara ini memang bisa diberikan berbagai macam pupuk yang sesuai. Namun, apabila pembuatan pupuk kompos dengan menggunakan sesuatu dari alam yang masih memiliki manfaat tentu akan lebih baik. Karena di dalamnya tidak akan ada unsur kimia yang bisa membahayakan tanaman dan juga makhluk hidup lain dalam pengolahannya.

TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT UNTUK SEBUAH ENERGI TERBARUKAN

 

Diversifikasi energi harus dilakukan secara bertahap dan signifikan. Banyak sumber energi baru di Indonesia yang belum diperhatikan untuk dikembangkan. Hal-hal yang dianggap limbah pun kalau diolah bisa menjadi sumber energi yang dapat menghasilkan listrik. Kelapa sawit yang sudah diolah menjadi bahan baku untuk bahan bakar CPO pun, limbahnya yang berupa tandan kosong bisa digunakan sebagai energi baru untuk menghasilkan listrik.

Tandan kosong itu hanya mempunyai kalori sebesar 2200 per kilogramnya, tapi kalau sudah diolah bisa ditingkatkan sampai dua atau tiga kali lipatnya. Dari hal ini bisa dilihat ekuivalensinya dengan energi listrik, hal tersebut setara dengan listrik sebesar 3MW. Harga tandan kosong pun hanya 9.5 USD per ton, jauh lebih murah dibandingkan dengan harga batubara per tonnya yang mencapai 70 USD.

‚Ini merupakan potensi yang harus bisa kita laksanakan dan kembangkan, dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VI bisa menjadi pilot project atau percontohan pertama di Indonesia dalam pengembangan listrik skala kecil‚, ungkap Marzan A. Iskandar, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam sambutannya pada acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara BPPT dengan PTPN VI, di Jambi (31/05).

Pada penandatanganan dengan tema Pengkajian dan Pengembangan Penggunaan Pembagkit Listrik Tenaga Alternatif tersebut, Kepala BPPT juga mengatakan bahwa jika PTPN VI bisa membina dan membangun usaha baru di bisnis kelistrikan ini maka Jambi pun nantinya bisa menjadi daerah percontohan untuk sebuah bisnis baru di Indonesia‚. Sebuah bisnis kelistrikan dengan menggunakan energi terbarukan, dan hal inilah yang harus kita kaji secara lebih mendalam, harus diharmonisasikan dengan kebijakan yang ada‚, terang Marzan.

Menyambung ucapan Kepala BPPT tersebut, Gubernur Jambi, Zulkifli Nurdin, mengatakan bahwa dirinya juga pernah meminta langsung kepada DPR RI Komisi VII untuk merubah UU Kelistrikan di Indonesia, supaya lebih optimal dalam penerapannya. Penandatanganan kesepakatan kali ini merupakan yang ke-2 dan juga merupakan penuntasan MoU pertama yang telah dilakukan dua tahun sebelumnya di BPPT Jakarta. 

Gubernur Jambi pun sangat mendukung Penandatanganan MoU ini karena merupakan sebuah ide baru bahwa dari tandan kosong kelapa sawit yang notabene sudah dianggap limbah, bisa menjadi sumber energi listrik terbarukan. ‚Mungkin hal ini hanya menghasilkan listrik dengan jumlah kecil kalau hanya satu pihak yang melakukan, tetapi kalau seluruh Jambi dengan luas lahan kelapa sawitnya yang mencapai ratusan ribu hektar, maka akan menjadi tenaga listrik alternatif yang sangat optimal‚.

Direktur Utama (Dirut) PTPN VI, Iskandar Sulaiman, berharap dengan MoU ini BPPT bisa melakukan kajian yang lebih mendalam dan hasilnya bisa disosialisasikan kepada pelaku usaha kelapa sawit lainnya. ‚Jika semua pihak sudah peduli untuk mengolah tandan kosong kelapa sawit untuk menjadi sumber listrik, mudah-mudahan tidak ada lagi cerita di Jambi ada desa yang tidak ada listriknya‚ harap Iskandar.

Dukungan Teknologi

Untuk meningkatkan pembangunan Indonesia, BPPT mempunyai program yang bernama ‚Dukungan Teknologi untuk Sistem Inovasi Daerah‚. Hal ini dilakukan untuk membangun bisnis-bisnis baru yang berbasi teknologi di suatu daerah. Jadi dengan demikian diharapkan potensi daerah bisa dioptimalkan dengan dukungan teknologi.

‚BPPT siap berkontribusi untuk pembangunan Jambi, tidak hanya dalam bidang teknologi energi ini, tapi juga bidang teknologi lainnya, seperti material, transportasi, bioteknologi. Tinggal dipilih saja yang mana yang tepat guna untuk masyarakat‚, tegas Kepala BPPT.

Lebih lanjut Ia mengatakan, saat ini BPPT dan Kementrian Dalam Negeri juga sedang mempersiapkan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), pembuatan KTP elektronik, dan juga persiapan Pemilu secara elektronik (e voting) untuk Pemilu 2014 nanti.

Senada dengan Gubernur Jambi dan Dirut PTPN VI, Kepala BPPT juga mengharapkan supaya semua pihak mendukung untuk menindaklanjuti MoU ini supaya pelaksanaannya berjalan dengan baik dan berhasil secara optimal. (SP/humas) 

 MANFAAT  TANDAN  KOSONG  KELAPA  SAWIT


Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dapat dimanfaatkan sebagai sumber pupuk organik yang memiliki kandungan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman.Tandan kosong kelapa sawit mencapai 23% dari jumlah pemanfaatan limbah kelapa sawit tersebut sebagai alternatif pupuk organik juga akan memberikan manfaat lain dari sisi ekonomi. bagi perkebunan kelapa sawit, dapat menghemat penggunaan pupuk sintesis sampai dengan 50%, pupuk organik yang dihasilkan dari TKKS dapat beupa pupuk kompos dan pupuk Kalium.


A. Pupuk Kompos
Pupuk kompos adalah bahan organik yang telah mengalami fermentasi atau dekomposisi yang dilakukan oleh mikroorganisme. pada prinsipnya pengomposan TKKS untuk menurunkan nisbah C/N yang terkandung didalam tandan segar agar mendekati nisbah C/N tanah. C/N yang mendekati nisbah C/N tanah akan mudah diserap oleh tanaman. C/N kompos yang diinginkan adalah20
Untuk membuat kompos tandan kosong dicacah terlebih dahulu menjadi serpihan-serpihan dengan memakai mesin pencacah. kemudian bahan yang telah dicacah ditumpuk memanjang dengan ukuran lebar sekita 2.5 m dan tinggi 1 m. Selama proses pengomposan tumpukan tersebut disiran oleh limbah cair yang berasal dari pabrik kelapa sawit. Tumpukan tersebut dibiarkan diatas lantai semen dan dibiarkan diudara terbuka selama enam minggu. Kompos dibolak-balik dengan mesin pembalik. Setelah itu, kompos siap dimanfaatkan. Pabrik kelapa sawit dengan kapasitas 30 ton tandan buah segar per jam dapat menghasilkan 60 ton kompos dari 100tontandankosongyangdihasilkan.
Kompos TKKS dapat dimanfaatkan untuk memupuk semua jenis tanaman. Kompos TKKS memiliki beberapa sifat yang menguntungkan antara lain sebagai berikut :


1.Memperbaiki struktur tanah berlempung menjadi ringan
2.membantu kelarutan unsur-unsur hara yang diperlukan bagi pertumbuhan tanaman.
3.bersifat homogen dan mengurangi resiko sebagai pembawa hama tanaman
4. merupakan pupuk yang tidak mudah tercuci oleh air yang meresap kedalam tanah.
5. Dapat diaplikasikan pada sembarang musim.


Tandan kelapa sawit yang diubah menjadi kompos tidak hanya mengandung nutrisi tetapi juga mengandung bahan organik lain yang berguna bagi perbaikan struktur organik pada lapisan tanah, terutama pada kondisi tanah tropis. Kompos merupakan sumber Fosfor (P), Kalsium (ca), Magnesium (Mg), dan Karbon (C). Perlu diketahui bahwa pada proses pengomposan TKKS tidak menggunakan cairan asam dan bahan kimia lain sehingga tidak terdapat pencemaran atau polusi. Proses pengomposan pun tidak menghasilkan limbah. Dibawah ini ditampilkan beberapa gambar pengomposan.

B. Pupuk Kalium (Abu Janjangan)
Tandan kosong kelapa sawit sebagai limbah padat dapat dibakar dan menghasilkan abu tandan. Abu tersebut ternyata mengandung 30 - 40% K2O, 7% P2O5, 9% CaO dan 3% MgO. Selain itu juga mengandung unsur hara mikro yaitu 1.200 ppm Fe, 1.000 ppm Mn, 400 ppm Zn, dan 100 ppm Cu.
Sebagai Gambaran Umum bahwa pabrik yang mengolah kelapa sawit dengan 1.200 ton TBS/hari akan menghasilkan abu tandan sebesar 10.8% atau sekitar 129.6 ton abu/hari, setara dengan 5.8 ton KCL, 2.2 ton Kiserite dan 0.7 ton TSP. dengan penambahan polimer tertentu pada abu tandan dapat dibuat pupuk butiran berkadar K2O 30 - 38% dengan pH 8 – 9
Kelangkaan pupuk KCL yang kerap kali dihadapi oleh perkebunan dapat diatasi dengan menggantinya menggunakan abu tandan. Biaya produksinya pun lebih rendah dibandingkan dengan harga pupuk KCL.


















C. Jamur Tandan Buah Kelapa Sawit
Mendengar kata-kata “limbah” , kebanyakan orang langsung berasumsi sesuatu yang kotor, beracun dan tidak dapat digunakan lagi. Image ini harus dirubah karena dengan penangan yang baik, limbah dapat meningkatkan nilai tambah bahkan menambah keanekaragaman produk.
Salah satu limbah yang dihasilkan dari pengolahan tandan buah segar (TBS) adalah tandan kosong, dengan rasio 20-22% dari berat TBS. Tankos yang merupakan limbah dapat diaplikasikan ke lapangan sebagai pupuk yang mengandung unsur hara yang baik untuk tanaman.
Tankos sebelum di aplikasikan ke lapangan, sebenarnya masih memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi karena dapat dijadikan media budidaya jamur merang (Volvariella volvaceae), karena menurut Lampung Post (2004), untuk setiap 1600 kg tandan kosong selama 40 hari akan menghasilkan 65-70 kg jamur merang segar dengan harga per kg Rp.30.000.

Jika di tinjau dari segi kesehatan , jamur merang (Volvariella volvaceae) sangat baik dikonsumsi karena mengandung 14-35 % protein. Dibandingkan dengan beras (7,38 %) dan gandum (13,2 % ), jamur berkadar protein lebih tinggi. Asam amino esensial yang terdapat pada jamur ada sembilan jenis dari total 20 jenis yang kita kenal yaitu lysin, methionin, tryphtofan, theonin, valin, leusin, isoleusin, histidin, dan fenilalanin. Sedangkan kalori yang dikandung jamur adalah 100 kj/100 gram dengan 72% lemak tak jenuh. Jamur juga kaya akan vitamin, di antaranya B1 (thiamin), B2 (riboflavin), niasin, dan biotin. Untuk mineral, jamur mengandung K, P, Fe, Ca, Na, Mg, Mn, Zn, dan Cu. Serat jamur sangat baik untuk pencernaan. Kandungan seratnya mencapai 7,4- 24,6 % sehingga cocok untuk para pelaku diet.
Budidaya jamur merang dengan menggunakan tankos tergolong mudah karena waktu yang relatif singkat dengan biaya yang minim. Teknik budidaya jamur merang dengan media tankos adalah sebagai berikut (untuk 1600 kg tankos):
Tebar tankos dengan ketebalan 10 cm secara merata, tabur kan 50 kg dedak dan 30 kg kapur
Selimuti tankos dengan terpal plastik selama 8 hari (tanpa perlakuan pembalikan ataupun pencampuran), usahakan tankos berada pada suhu 600 dan kelembaban 60 %
Setelah delapan hari masukkan tankos kedalam kedalam ruangan tertutup yang dapat dipanaskan dengan suhu kostan 370 C
Penyiraman rutin setiap pagi dan sore hari secukupnya
Pada hari ke-20 dapat mulai panen perdana dan terus bertahan selama 20 hari dengan panen rata-rata 3,5 kg/hari
Bayangkan, jika sebuah PKS memiliki kapasitas 30 ton/jam mengolah rata-rata 600 ton TBS setiap hari, maka produksi jamur merang adalah 5.775 kg/hari. Sungguh angka yang fantastis untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah.

gallery/bioimas2
gallery/slide-7-3
gallery/efb
gallery/dsc_0161